Saturday, October 15, 2011

Perbedaan GSM, GPRS, EDGE, UMTS, HSDPA/HSUPA, dan HSPA

Pernah memakai modem GSM? Kalau pernah mungkin anda sudah tidak asing lagi dengan yang namanya GSM, GPRS, EDGE, UMTS, HSDPA/HSUPA, dan HSPA?
Ya mereka itulah teknologi yang berkembang dalam jaringan GSM. Lalu tahukah anda mengenai perbedaannya?
Global System for Mobile Communication disingkat GSM adalah sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. Teknologi GSM banyak diterapkan pada mobile communication, khususnya telepon genggam. Teknologi ini memanfaatkan gelombang mikro dan pengiriman sinyal yang dibagi berdasarkan waktu, sehingga sinyal informasi yang dikirim akan sampai pada tujuan. GSM dijadikan standar global untuk komunikasi selular sekaligus sebagai teknologi selular yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia. GSM mampu menyalurkan komunikasi suara dan data berkecepatan rendah (9,6 – 14,4 kbps) lalu berkembang menjadi GPRS.
General Packet Radio Service atau disingkat GPRS adalah perkembangan dari teknologi GSM dengan kecepatan komunikasi data sampai 115kbps karena sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW).
Selanjutnya adalah Enhanced Data rates for GSM Evolution atau disingkat EDGE. Sebelumnya pada GPRS menawarkan kecepatan data sebesar 115 kbps, dan secara teori dapat mencapai 160 kbps. Sedangkan pada EDGE kecepatan datanya sbesar 384 kbps, dan secara teori dapat mencapai 473,6 kbps. Secara umum kecepatan EDGE tiga kali lebih besar dari GPRS.
Universal Mobile Telecommunication System atau UMTS dan biasa disebut dengan Wideband Code-division Multiple Access atau WCDMA merupakan teknologi generasi ketiga (3G) untuk GSM. Teknologi ini tidak kompatibel dengan CDMA2000 atau sering disebut juga dengan CDMA saja. Kecepatan WCDMA bisa mencapai 384 kbps dan dimasa akan datang akan meningkat sampai mungkin sekitar 10Mbps. Teknologi ini menggunakan Wideband-AMR (Adaptive Multi-rate) untuk kodifikasi suara (voice codec) sehingga kualitas suara yang didapat menjadi lebih baik dari generasi sebelumnya.
High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) atau High Speed Upload Packet Access (HSUPA), sebenarnya kedua teknologi ini berbeda tetapi kedua teknologi ini selalu satu paket, artinya di mana ada HSDPA di situ ada HSUPA. HSDPA merupakan standar HSPA dengan kemampuan dari sisi kecepatan transfer downlink-nya (dari jaringan ke handset), dimana HSDPA dapat mencapai kecepatan downlink 7.2 Mbps dan secara teori dapat ditinggkatkan sampai kecepatan 14.4 Mbps dengan maksimum uplink 384 kbps. HSDPA selain dapat digunakan oleh handphone tetapi dapat pula digunakan oleh Notebook untuk mengakses data dengan kecepatan tinggi. Sedangkan HSUPA merupakan standar HSPA dengan kemampuan dari sisi kecepatan transfer uplinknya (dari handset ke jaringan), dimana HSUPA dapat mencapai kecepatan uplink secara teori sampai kecepatan 5.76 Mbps, tetapi HSUPA ini tidak implentasikan (dikomersialkan) dan handsetnya tidak dibuat.
Lalu yang terakhir adalah High Speed Packet Access (HSPA) adalah penyatuan dari HSDPA dan HSUPA.
Untuk urusan kecepatan, HSDPA memliki kecepatan yang lebih ketimban EDGE dan GPRS. Hanya saja tidak semua wilayah di Indonesia terjangkau oleh HSDPA.
Sumber :
»»  READMORE...

Cara Setting Agar Modem Tetap Dapat Sinyal 3G HSDPA

April 5th, 2011 by admin | Filed under Internet.
Pernah tidak anda mengalami problem bahwa meskipun sudah berada di area sinyal 3G/HSDPA/WCDMA, terkadang Modem yang digunakan masih saja mendapatkan sinyal yang selalu tidak stabil, dalam hal ini terkadang yang tadinya koneksi modem sudah mendapatkan sinyal 3G atau HSDPA, lama kelamaan menurun atau berubah menjadi sinyal EDGE saja.
Hal ini sebenarnya terjadi dikarenakan modem yang digunakan sifatnya hanya mencari sinyal yang paling kuat saja, jadi kalau modem anda merasa sinyal 3G yang diterima lebih sedikit ketimbang sinyal EDGE, maka sinyal EDGE lah dipilihnya. Tidak mengenai anda mau menggunakan layanan Broadband Internet Unlimited Indosat, Telkomsel Flash Unlimited, XL Unlimited, Internet Unlimited Smart, AXIS Internet Unlimited ataupun layanan lainnya tetap sama saja.
Sebagai perbandingan, Koneksi Internet akan lebih cepat meskipun anda memperoleh setengah sinyal 3G/HSDPA/WCDMA ketimbang memperoleh sinyal Full EDGE. Nah untuk mengatasi masalah tersebut, hal yang perlu di lakukan ialah memaksa sedikit modem agar mengabaikan sinyal EDGE dan terus mengambil sinyal 3G/HSDPA/WCDMA. Caranya pun sangat simple yaitu:
1. Pada aplikasi modem, Klik menu Tools lalu pilih Options
2. Pada halaman Form Options, Pilih Network

3. Ubah pada bagian Network Type menjadi 3G only atau HSDPA only atu WCDMA only lalu klik tombol OK untuk menyimpan. “Untuk pilihan setting ini tergantung dari ketersediaan modem yang anda gunakan. Sebagai contoh untuk modem saya yaitu di set ke WCDMA only”.

Keterangan:
Setting pada modem diatas mungkin saja berbeda dengan setting modem lain. jadi silahkan sesuaikan saja cara setting tergantung dari jenis modem masing-masing.
Setelah mengubah setting seperti diatas, coba lihat perbedaan sinyal dari sebelumnya. Kalau saya sendiri sekarang selalu mendapatkan sinyal HSDPA atau kalau tidak WCDMA dan tidak pernah lagi berubah menjadi EDGE ataupun lebih rendah.

Sumber : http://techno.internetberitaku.com
»»  READMORE...