Showing posts with label biografi. Show all posts
Showing posts with label biografi. Show all posts

Wednesday, March 28, 2012

biografi Cervantes

Miguel de CervantesMiguel de Cervantes Saavedra (lahir di Alcalá de Henares, Spanyol, 29 September 1547 – meninggal di Madrid, Spanyol, 22 April 1616 pada umur 68 tahun) adalah seorang novelis, penyair dan dramatis Spanyol. Namanya paling dikenal lewat novelnya Don Quixote de la Mancha (Don Kisot), yang dianggap oleh banyak orang sebagai novel modern pertama, salah satu karya terbesar dalam Sastra Barat, dan yang terbesar dalam bahasa Spanyol. Novel ini adalah salah satu dari "Buku Terbesar di Dunia Barat" dalam Encyclopedia Britannica. Pengarang Rusia Fyodor Dostoyevsky menyebutnya "kata yang paling puncak dan paling luhur dari pemikiran manusia". Perdana Menteri Israel David Ben-Gurion mempelajari bahasa Spanyol agar ia dapat membacanya dalam bahasa aslinya, dan menganggapnya sebagai prasyarat untuk menjadi seorang negarawan yang efektif.

Cervantes dilahirkan di Alcála de Henares, Spanyol, pada suatu hari yang tidak dicatat, tetapi karena ia dinamai Miguel diperkirakan ia dilahirkan pada hari pesta St. Mikael (29 September) pada 1547. Ia anak keempat dan putra kedua dari tujuh bersaudara dari Rodrigo de Cervantes dan Leonor de Cortinas. Ayahnya adalah seorang ahli bedah dan apoteker miskin dan berasal dari sebuah keluarga lama di Spanyol Utara. Cervantes dibaptiskan pada 9 November 1558. Meskipun reputasi Cervantes hampir sepenuhnya terletak pada penampilannya sebagai seorang tuan dari pedesaan yang kurus, ‘’El ingenioso hidalgo’’, produksi sastranya sangat besar. William Shakespeare, tokoh besar yang sezaman dengan Cervantes, jelas pernah membaca Don Kisot, tetapi hampir dapat dipastikan bahwa Cervantes tidak pernah mendengar tentang Shakespeare. Di masa kanak-kanaknya, Cervantes melihat aktor-manajer dan dramatis terkenal Lope de Rueda dan menyebutkan namanya dalam pengantar drama-dramanya. Hal ini tampaknya membakar kecintaannya akan teater di masa kehidupannya belakangan.

Kehidupan Cervantes tidak tenang, penuh dengan penderitaan dan petualangan. Ayahnya seorang ahli bedah yang mengaku sebagai seorang bangsawan, sementara ibunya tampaknya adalah keturunan Yahudi yang kemudian menjadi Kristen. Tak banyak yang diketahui tentang masa kecilnya, namun tampaknya di masa kanak-kanaknya Cervantes berpindah-pindah dari kota ke kota, sementara ayahnya mencari pekerjaan. Setelah belajar di Madrid (1568-1569), di bawah gurunya, Juan López de Hoyos, seorang humanis, Cervantes pergi ke Roma untuk melayani Giulio Acquavita. Setibanya di Italia, ia langsung mulai berkenalan dengan sastra Italia. Pengetahuannya ini segera tampak dalam produksi-produksinya sendiri.

Pada 1585, Cervantes menerbitkan karya besarnya yang pertama, La Galatea, sebuah roman gembala, pada saat yang sama ketika sebagian dari dramanya, yang kini hilang kecuali El trato de Argel (yang isinya membahas kehidupan para budak Kristen di Aljir) dan El cerco de Numancia, sedang pentas di panggung-panggung di Madrid. La Galatea tidak mendapatkan banyak perhatian pada waktu itu, dan Cervantes tidak pernah menulis kelanjutannya, meskipun ia berkali-kali menjanjikannya. Cervantes kemudian mengalihkan perhatiannya kepada drama, dan berharap untuk memperoleh penghasilan dari sumber itu, namun drama-drama yang dikarangnya gagal mencapai maksudnya. Selain drama-dramanya, karyanya yang paling ambisius dalam bentuk puisi adalah Viaje del Parnaso (1614), sebuah alegori yang terdiri terutama dari tinjauan yang agak berkepanjangan meskipun cukup baik tentang para penyair di masanya. Cervantes sendiri sadar bahwa ia kurang memiliki bakat sebagai penyair.

Bila pernyataan yang dibuat Cervantes sendiri dalam pengantarnya untuk Don Kisot ditafsirkan secara harafiah, gagasan tentang karya ini, meskipun belum sampai penulisan "Bagian Pertama"nya, seperti yang dikatakan seagian orang, terlintas pada dirinya di penjara di Argamasilla, di La Mancha. Gagasan Cervantes adalah menggambarkan kehidupan dan tata cara sesungguhnya, serta mengungkapkan dirinya dalam bahasa yang jelas. Masuknya bahasa sehari-hari ke dalam konteks sastra disambut oleh khalayak pembacanya. Si pengarang tetap miskin hingga 1605, ketika bagian pertama dari Don Kisot muncul. Meskipun penerbitan itu tidak membuat Cervantes kaya, dunia internasional menghargainya sebagai seorang sastrawan. Cervantes juga menulis banyak drama, namun hanya dua yang bertahan; novel-novel pendek, dan gaya yang dihasilkan oleh cerita Cervantes menyebabkan diterbitkannya kelanjutannya oleh seseorang yang tidak dikenal, yang menggunakan nama samaran Alonso Fernández de Avellaneda. Dalam pembelaan dirinya, Cervantes menerbitkan kelanjutannya sendiri, atau "Bagian Kedua", dari Don Kisot, yang muncul pada 1615.

Bagi masyarakat dunia pada umumnya, minat terhadap Cervantes khususnya terpusat pada Don Kisot. Karya ini umumnya dianggap sebagai novel yang mempunyai tujuan tertentu. Dikatakan berulang-ulang bahwa Cervantes menulis novel ini untuk mengejek romans kepahlawanan, dan menghancurkan popularitas suatu bentuk sastra yang selama lebih dari satu abad telah menyita perhatian sebagian besar dari mereka yang mampu membaca di antara orang-orang sebangsanya, dan yang telah disampaikan oleh mereka kepada orang-orang yang tidak berpendidikan.

Don Kisot jelas mengungkapkan banyak kekuatan naratif, humor yang cukup besar, penguasaan dialog, dan gaya yang kuat. Dari dua bagian yang ditulis oleh Cervantes, yang pertama tetap menjadi favorit. Bagian keduanya kurang begitu bagus dalam pengaruh humornya. Namun demikian bagian ini memperlihatkan pemahaman konstruktif yang lebih mendalam, penggambaran wataknya yang lebih baik, gaya yang lebih baik, dan realisme serta probabilitas yang lebih kuat di dalam aksinya.

Pada 1613, ia menerbitkan sebuah kumpulan cerita, Novel-novel Teladan, yang sebagian di antaranya telah ditulis sebelumnya. Secara keseluruhan, Novel-novel Teladan sepadan dengan kemasyhuran Cervantes. Cerita-ceritanya mengandung cap sang genius, seperti halnya Don Kisot.

Gaya picaroon, yang sudah diperkenalkan di Spanyol oleh novel Lazarillo de Tormes dan novel-novel yang berikutnya, muncul dalam salah satu dari tulisan-tulisan ini, khususnya dalam Rinconete y Cortadillo, yang terbaik di antara semuanya. Ia juga menerbitkan Viaje del Parnaso (Perjalanan dari Parnaso) pada 1614, dan pada 1615, Delapan Komedi serta Delapan Selingan Baru. Pada saat yang sama, Cervantes terus mengerjakan Karya-karya Persiles dan Sigismunda, sebuah novel tentang perjalanan petualangan yang diselesaikannya tak lama sebelum kematiannya, dan yang terbit secara anumerta pada Januari, 1617.

Cervantes meninggal di Madrid pada 23 April 1616. Perlu disebutkan bahwa Encyclopedia Hispanica menyatakan bahwa tanggal yang banyak disebutkan sebagai tanggal kematian Cervantes, adalah tanggal yang tertera pada batu nisannya yang, menurut tradisi di Spanyol pada waktu itu mestinya adalah tanggal penguburannya, bukan tanggal kematiannya. Bila hal ini benar, menurut Hispanica, maka ini berarti bahwa kemungkinan Cervantes meninggal pada 22 April dan dikuburkan pada 23 April.
»»  READMORE...

Biografi Albert Einstein - Penemu Teori Relativitas


Albert Einstein (14 Maret 1879–18 April 1955) adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotoelektrik dan "pengabdiannya bagi Fisika Teoretis". Setelah teori relativitas umum dirumuskan, Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi seorang ilmuwan. Di masa tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan dalam budaya populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan jenius. Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia. Pada tahun 1999, Einstein dinamakan "Orang Abad Ini" oleh majalah Time. Kepopulerannya juga membuat nama "Einstein" digunakan secara luas dalam iklan dan barang dagangan lain, dan akhirnya "Albert Einstein" didaftarkan sebagai merk dagang. Untuk menghargainya, sebuah satuan dalam fotokimia dinamai einstein, sebuah unsur kimia dinamai einsteinium, dan sebuah asteroid dinamai 2001 Einstein.

  • Biografi
       1. Masa muda dan universitas
Einstein dilahirkan di Ulm di Württemberg, Jerman; sekitar 100 km sebelah timur Stuttgart. Bapaknya bernama Hermann Einstein, seorang penjual ranjang bulu yang kemudian menjalani pekerjaan elektrokimia, dan ibunya bernama Pauline. Mereka menikah di Stuttgart-Bad Cannstatt. Keluarga mereka keturunan Yahudi; Albert disekolahkan di sekolah Katholik dan atas keinginan ibunya dia diberi pelajaran biola. Pada umur lima, ayahnya menunjukkan kompas kantung, dan Einstein menyadari bahwa sesuatu di ruang yang "kosong" ini beraksi terhadap jarum di kompas tersebut; dia kemudian menjelaskan pengalamannya ini sebagai salah satu saat yang paling menggugah dalam hidupnya. Meskipun dia membuat model dan alat mekanik sebagai hobi, dia dianggap sebagai pelajar yang lambat, kemungkinan disebabkan oleh dyslexia, sifat pemalu, atau karena struktur yang jarang dan tidak biasa pada otaknya (diteliti setelah kematiannya).

Di waktu kecilnya Albert Einstein nampak terbelakang karena kemampuan bicaranya amat terlambat. Wataknya pendiam dan suka bermain seorang diri. Bulan November 1981 lahir adik perempuannya yang diberi nama Maja. Sampai usia tujuh tahun Albert Einstein suka marah dan melempar barang, termasuk kepada adiknya.

Minat dan kecintaannya pada bidang ilmu fisika muncul pada usia lima tahun. Ketika sedang terbaring lemah karena sakit, ayahnya menghadiahinya sebuah kompas. Albert kecil terpesona oleh keajaiban kompas tersebut, sehingga ia membulatkan tekadnya untuk membuka tabir misteri yang menyelimuti keagungan dan kebesaran alam.

Meskipun pendiam dan tidak suka bermain dengan teman-temannya, Albert Einstein tetap mampu berprestasi di sekolahnya. Raportnya bagus dan ia menjadi juara kelas. Selain bersekolah dan menggeluti sains, kegiatan Albert hanyalah bermain musik dan berduet dengan ibunya memainkan karya-karya Mozart dan Bethoveen.
Albert menghabiskan masa kuliahnya di ETH (Eidgenoessische Technische Hochscule). Pada usia 21 tahun Albert dinyatakan lulus. Setelah lulus, Albert berusaha melamar pekerjaan sebagai asisten dosen, tetapi ditolak. Akhirnya Albert mendapat pekerjaan sementara sebagai guru di SMA. Kemudian dia mendapat pekerjaan di kantor paten di kota Bern. Selama masa itu Albert tetap mengembangkan ilmu fisikanya..

Dia kemudian diberikan penghargaan untuk teori relativitasnya karena kelambatannya ini, dan berkata dengan berpikir dalam tentang ruang dan waktu dari anak-anak lainnya, dia mampu mengembangkan kepandaian yang lebih berkembang. Pendapat lainnya, berkembang belakangan ini, tentang perkembangan mentalnya adalah dia menderita Sindrom Asperger, sebuah kondisi yang berhubungan dengan autisme. Einstein mulai belajar matematika pada umur dua belas tahun. Ada gosip bahwa dia gagal dalam matematika dalam jenjang pendidikannya, tetapi ini tidak benar; penggantian dalam penilaian membuat bingung pada tahun berikutnya. Dua pamannya membantu mengembangkan ketertarikannya terhadap dunia intelek pada masa akhir kanak-kanaknya dan awal remaja dengan memberikan usulan dan buku tentang sains dan matematika. Pada tahun 1894, dikarenakan kegagalan bisnis elektrokimia ayahnya, Einstein pindah dari Munich ke Pavia, Italia (dekat Milan). Albert tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolah, menyelesaikan satu semester sebelum bergabung kembali dengan keluarganya di Pavia. Kegagalannya dalam seni liberal dalam tes masuk Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich) pada tahun berikutnya adalah sebuah langkah mundur;j dia oleh keluarganya dikirim ke Aarau, Swiss, untuk menyelesaikan sekolah menengahnya, di mana dia menerima diploma pada tahun 1896, Einstein beberapa kali mendaftar di Eidgenössische Technische Hochschule. Pada tahun berikutnya dia melepas kewarganegaraan Württemberg, dan menjadi tak bekewarganegaraan.

Pada 1898, Einstein menemui dan jatuh cinta kepada Mileva Maric, seorang Serbia yang merupakan teman kelasnya (juga teman Nikola Tesla). Pada tahun 1900, dia diberikan gelar untuk mengajar oleh Eidgenössische Technische Hochschule dan diterima sebagai warga negar Swiss pada 1901. Selama masa ini Einstein mendiskusikan ketertarikannya terhadap sains kepada teman-teman dekatnya, termasuk Mileva. Dia dan Mileva memiliki seorang putri bernama Lieserl, lahir dalam bulan Januari tahun 1902. Lieserl, pada waktu itu, dianggap tidak legal karena orang tuanya tidak menikah.

       2. Kerja dan Gelar Doktor  
Pada saat kelulusannya Einstein tidak dapat menemukan pekerjaan mengajar, keterburuannya sebagai orang muda yang mudah membuat marah professornya. Ayah seorang teman kelas menolongnya mendapatkan pekerjaan sebagai asisten teknik pemeriksa di Kantor Paten Swiss dalah tahun 1902. Di sana, Einstein menilai aplikasi paten penemu untuk alat yang memerlukan pengatahuan fisika. Dia juga belajar menyadari pentingnya aplikasi dibanding dengan penjelasan yang buruk, dan belajar dari direktur bagaimana "menjelaskan dirinya secara benar". Dia kadang-kadang membetulkan desain mereka dan juga mengevaluasi kepraktisan hasil kerja mereka. Einstein menikahi Mileva pada 6 Januari 1903. Pernikahan Einstein dengan Mileva, seorang matematikawan, adalah pendamping pribadi dan kepandaian; Pada 14 Mei 1904, anak pertama dari pasangan ini, Hans Albert Einstein, lahir. Pada 1904, posisi Einstein di Kantor Paten Swiss menjadi tetap. Dia mendapatkan gelar doktor setelah menyerahkan thesis "Eine neue Bestimmung der Moleküldimensionen" ("On a new determination of molecular dimensions") dalam tahun 1905 dari Universitas Zürich.

Tahun 1905 adalah tahun penuh prestasi bagi Albert, karena pada tahun ini ia menghasilkan karya-karya yang cemerlang. Berikut adalah karya-karya tersebut:

Maret: paper tentang aplikasi ekipartisi pada peristiwa radiasi, tulisan ini merupakan pengantar hipotesa kuantum cahaya dengan berdasarkan pada statistik Boltzmann. Penjelasan efek fotolistrik pada paper inilah yang memberinya hadiah Nobel pada tahun 1922.

April : desertasi doktoralnya tentang penentuan baru ukuran-ukuran molekul. Einstein memperoleh gelar PhD-nya dari Universitas Zurich.

Mei : papernya tentang gerak Brown.

Juni : Papernya yang tersohor, yaitu tentang teori relativitas khusus, dimuat Annalen der Physik dengan judul Zur Elektrodynamik bewegter Kerper (Elektrodinamika benda bergerak).

September : kelanjutan papernya bulan Juni yang sampai pada kesimpulan rumus termahsyurnya : E = mc2, yaitu bahwa massa sebuah benda (m) adalah ukuran kandungan energinya (E). c adalah laju cahaya di ruang hampa (c >> 300 ribu kilometer per detik). Massa memiliki kesetaraan dengan energi, sebuah fakta yang membuka peluang berkembangnya proyek tenaga nuklir di kemudian hari. Satu gram massa dengan demikian setara dengan energi yang dapat memasok kebutuhan listrik 3000 rumah (berdaya 900 watt) selama setahun penuh, suatu jumlah energi yang luar biasa besarnya

Di tahun yang sama dia menulis empat artikel yang memberikan dasar fisika modern, tanpa banyak sastra sains yang dapat ia tunjuk atau banyak kolega dalam sains yang dapat ia diskusikan tentang teorinya. Banyak fisikawan setuju bahwa ketiga thesis itu (tentang gerak Brownian), efek fotoelektrik, dan relativitas spesial) pantas mendapat Penghargaan Nobel. Tetapi hanya thesis tentang efek fotoelektrik yang mendapatkan penghargaan tersebut. Ini adalah sebuah ironi, bukan hanya karena Einstein lebih tahu banyak tentang relativitas, tetapi juga karena efek fotoelektrik adalah sebuah fenomena kuantum, dan Einstein menjadi terbebas dari jalan dalam teori kuantum. Yang membuat thesisnya luar biasa adalah, dalam setiap kasus, Einstein dengan yakin mengambil ide dari teori fisika ke konsekuensi logis dan berhasil menjelaskan hasil eksperimen yang membingungkan para ilmuwan selama beberapa dekade. Dia menyerahkan thesis-thesisnya ke "Annalen der Physik". Mereka biasanya ditujukan kepada "Annus Mirabilis Papers" (dari Latin: Tahun luar biasa). Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi (IUPAP) merencanakan untuk merayakan 100 tahun publikasi pekerjaan Einstein di tahun 1905 sebagai Tahun Fisika 2005.

3. Gerakan Brownian 
Di artikel pertamanya di tahun 1905 bernama "On the Motion—Required by the Molecular Kinetic Theory of Heat—of Small Particles Suspended in a Stationary Liquid", mencakup penelitian tentang gerakan Brownian. Menggunakan teori kinetik cairan yang pada saat itu kontroversial, dia menetapkan bahwa fenomena, yang masih kurang penjelasan yang memuaskan setelah beberapa dekade setlah ia pertama kali diamati, memberikan bukti empirik (atas dasar pengamatan dan eksperimen) kenyataan pada atom. Dan juga meminjamkan keyakinan pada mekanika statistika, yang pada saat itu juga kontroversial. Sebelum thesis ini, atom dikenal sebagai konsep yang berguan, tetapi fisikawan dan kimiawan berdebat dengan sengit apakah atom benar suatu benda yang nyata. Diskusi statistik Einstein tentang kelakuan atom memberikan pelaku eksperimen sebuah cara untuk menghitung atom hanya dengan melihat melalui mikroskop biasa. Wilhelm Ostwald, seorang pemimpin sekolah anti-atom, kemudian memberitahu Arnold Sommerfeld bahwa ia telah berkonversi kepada penjelasan komplit Einstein tentang gerakan Brownian.

Tahun 1909, Albert Einstein diangkat sebagai profesor di Universitas Zurich. Tahun 1915, ia menyelesaikan kedua teori relativitasnya. Penghargaan tertinggi atas kerja kerasnya sejak kecil terbayar dengan diraihnya Hadiah Nobel pada tahun 1921 di bidang ilmu fisika. Selain itu Albert juga mengembangkan teori kuantum dan teori medan menyatu.

Pada tahun 1933, Albert beserta keluarganya pindah ke Amerika Serikat karena khawatir kegiatan ilmiahnya - baik sebagai pengajar ataupun sebagai peneliti - terganggu. Tahun 1941, ia mengucapkan sumpah sebagai warga negara Amerika Serikat. Karena ketenaran dan ketulusannya dalam membantu orang lain yang kesulitan, Albert ditawari menjadi presiden Israel yang kedua. Namun jabatan ini ditolaknya karena ia merasa tidak mempunyai kompetensi di bidang itu. Akhirnya pada tanggal 18 April 1955, Albert Einstein meninggal dunia dengan meninggalkan karya besar yang telah mengubah sejarah dunia.

Meskipun demikian, Albert sempat menangis pilu dalam hati karena karya besarnya - teori relativitas umum dan khusus - digunakan sebagai inspirasi untuk membuat bom atom. Bom inilah yang dijatuhkan di atas kota Hiroshima dan Nagasaki saat Perang Dunia II berlangsung.
»»  READMORE...