Resep selai nanas ini saya dapat dari tetangga rumah saya yang asli
orang bangka. Namanya A mo, ya..dia turunan chinese, ibunya asli
chinese n bapaknya orang flores. Saya banyak belajar bikin kue darinya.
Saya tanya ke dia, kenapa kebanyakan perempuan bangka pintar bikin kue?
Dia jawab dengan jujur:” Karena kami bukan orang sekolahan tante bek
(panggilan sayang tetangga2 ke saya

), jadi harus pintar di bidang lain (masak memasak).” Hmmm, salut!
Jadi resep ini saya dapat 3 tahun yang lalu. Tidak adatakaran
tertentu, dengan kata lain komposisi bahan tidak memakai aturan baku.
Jadi bahannya: Nanas (jangan terlalu matang), gula, garam dan kayu manis.
Cara membuat:
- Nanas dikupas (kalo suka dengan kulitnya silahkan hehehe….bercanda
ya), lalu diparut. Setelah diparut kan banyak tuh cairannya, ada yang
bilang diperas alias dibuang airnya. Tapi kata orang bangka itu, jangan
dibuang airnya, karena aromanya akan berkurang, rasanya juga menjadi
kurang mantap.
- Kemudian parutan nanas tersebut direbus di wajan, tambahkan kayu manis hingga mengental.
- Masukkan gula sesuai selera, kalo kurang manis ya tambah lagi
gulanya. Kalo terlalu manis? Wah ini yang susah ngurangin gulanya,
gimana mau dikurangin la wong sudah nyampur. Mendingan untuk mencegah
supaya tidak kelebihan gula, tambahkan sedikit demi sedikit sampai
sesuai yang diinginkan. Lalu tambahkan garam sedikit saja. Garam
fungsinya untuk pemantap rasa saja. Karena saya pernah kelupaan ngasih
garam. Begitu jadi kuenya…kok rasanya ada yang kurang…? Ternyata waktu
bikin selai nanasnya, lupa masukin garam.
- Kalo temen2 pengen lebih segar lagi selai nanasnya, bisa ditambahkan air jeruk lemon. Pasti mantap!
Selamat mencoba!